STID Mohammad Natsir Ikuti Koordinasi, Sinkronisasi dan Validasi Pendataan EMIS DIKTI Tahun 2019

STIDNATSIR.AC.ID – STID Mohammad Natsir mengikuti Koordinasi, Sinkronisasi, dan Validasi Pendataan EMIS/Format Laporan DIKTI Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Kopertais Wilayah I DKI Jakarta, Sabtu (9/11/19) di Hotel Salak, Bogor.

Pelatihan yang berlangsung selama 2 hari ini (9-10/11/19) dihadiri oleh perwakilan PTKIS wilayah Jabodetabek yang tergabung dalam Kopertais Wilayah I DKI Jakarta. Divisi Pengembangan Aplikasi EMIS (Education Management Information System), Anwar menyosialisasikan pemantapan teknis pelaksanaan pendataan EMIS PTKI yang mencakup prosedur pendataan riwayat pimpinan institusi, riwayat akreditasi lembaga, riwayat tanah dan bangunan, izin dan akreditasi prodi, serta sarana dan prasarana institusi. Selain itu, ia juga menjelaskan langkah-langkah penginputan pendataan aktivitas pendidikan dalam institusi di aplikasi yang mencakup lulusan, mahasiswa baru, riwayat mahasiswa lama, dosen baru, keaktifan dosen, tugas dosen dan sebagainya.

Sementara itu, Didi Rustam selaku Kepala Seksi Pengakuan Capaian Belajar Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) menyampaikan mengenai penomoran Ijazah Nasional (PIN) dan Sistem Verifikasi Ijazah secara Elektronik (SIVIL). PIN dan SIVIL dilatarbelakangi oleh maraknya kasus-kasus maladministratif, seperti pemalsuan ijazah (ijazah bodong), memperoleh ijazah tanpa proses perkuliahan, proses belajar yang tidak sesuai aturan, serta data yang tidak dilaporkan ke PDDIKTI (Pangkalan Data Pendidikan Tinggi). Pemalsuan ijazah baik perseorangan, organisasi, maupun penyelenggara pendidikan tinggi dapat terjerat pidana Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi dengan pidana penjara paling lama 10 Tahun dan/atau pidana denda paling banyak Satu Miliar Rupiah.

Selain itu, Menristekdikti juga melakukan upaya pencegahan Ijazah Tidak Sah dengan mengeluarkan Permenristekdikti No. 59 Tahun 2018 yang memuat PIN dan SIVIL. Dalam acara ini, Pak Didi juga menyampaikan syarat-syarat yang harus disiapkan oleh Perguruan Tinggi untuk mendapatkan Nomor Ijazah Nasional (NIN).

Piagam Penghargaan EMIS Award yang diberikan kepada STID Mohammad Natsir sebagai PTKIS Tercepat di Kopertais Wilayah I dalam Uploading Data EMIS

Berita Terkait : Sukses Ungguli 62 Perguruan Tinggi, STID M Natsir Raih Penghargaan PTKIS Tercepat Uploading Data EMIS

Pelaksanaan Pendataan EMIS PTKI merupakan langkah Perguruan Tinggi dalam meningkatkan kualitas institusinya secara administratif. STID Mohammad Natsir terus berupaya intens dalam penguploadan data EMIS. Alhamdulillah STID Mohammad Natsir meraih penghargaan EMIS Award pada september lalu, setelah dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Tercepat di Kopertais Wilayah I dalam Uploading Data EMIS, mengungguli 62 PTKIS di Jabodetabek. [FR]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*