Tim Rehab Hati Latih Mahasiswa Teknik Ruqyah Syar’iyyah

STIDNATSIR.AC.ID – Bidang Karakter bekerja sama dengan DEMA (Dewan Eksekutif Mahasiswa) STID Mohammad Natsir mengadakan Pelatihan Ruqyah Syar’iyyah bagi para mahasiswa dengan menghadirkan praktisi ruqyah, Tim Rehab Hati, Selasa (19/11/19) di Ruang Auditorium Kampus Putra STID Mohammad Natsir.

Ustadz Abdul Muis selaku Ketua Tim Rehab Hati Cikarang dan Praktisi Ruqyah menyampaikan, meruqyah bukan hanya sekedar mengobati namun mengajarkan tindakan-tindakan preventif kepada pasien dengan berhijrah meninggalkan kebiasaan maupun ritual buru kemudian mendekatkan diri kepada Allah. Menurutnya sia-sia mengobati pasien hang terkena ganggu jin, namun tidak memperbaiki imunitas pasien tersebut. Oleh sebab itu, Tim Rehab Hati tidak banyak meruqyah pasien, namun lebih dominan membantu penyucian jiwa pasien (tazkiyatun nafs), ruqyah mandiri, dan upaya pencegahan lainnya.

Ustadz Abdul Muis saat mempraktikan Teknik Ruqyah Syar’iyyah kepada mahasiswa

Lantas ustadz Muis menyebutkan media penyebab seseorang terkena gangguan jin, seperti Sihir, ibadah yang berlebihan (tidak ada tuntunannya dari Nabi), memelihara jimat, Jin Nasab, belajar ilmu kebatinan, dicintai Jin, meminta tolong dukun, dan ‘ain. Sihir dapat menyerang orang yang ahli ibadah sekalipun, bahkan berdasarkan pengalamannya menangani pasien, sihir dapat menyebabkan kemandulan. Beliau juga mengatakan, seseorang yang sudah lama diganggu oleh Jin namun tidak ditangani, maka akan menjadi penyakit medis.

Lebih lanjut, beliau berharap para kader da’i dapat memahamkan masyarakat terkait pentingnya memperkuat keimanan, karena iman adalah kekuatan seorang muslim untuk mengalahkan gangguan Jin. Patut disayangkan, masih ada masyarakat yang percaya terhadap praktik perdukunan. Ironisnya lagi, dukun di jaman ini telah mengklaim dirinya sebagai ustadz, mengenakan sorban dan atribut muslim, mengelabui masyarakat, serta mengaku mengetahui hal yang ghoib.

Suasana pelatihan ruqyah syariyah

Selain memaparkan indikator-indikator seseorang terserang gangguan Jin, ustadz Muis juga mempraktikan teknik meruqyah yang sesuai dengan tuntunan syariat. Di sesi terakhir, seluruh mahasiswa saling mempraktikan teknik ruqyah yang telah diajarkan.

Pelatihan yang diikuti oleh mahasiswa semester I hingga semester VII ini bertujuan sebagai pembekalan bagi para kader da’i STID Mohammad Natsir mengenai pengetahuan dasar ruqyah syariyah, beserta praktiknya. [FR]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*