Penutupan Pelatihan Menulis Ilmiah, Ustad Adian Sampaikan Pesan ini

STIDNATSIR.AC.ID – Pengasuh Pesantren At Taqwa Depok Dr Muhammad Ardiansyah menghadiri Penutupan Pelatihan Menulis Ilmiah, Kamis pagi (2/1) di gedung At-Taqwa College. Turut hadir Sekjen Pesantren At-Taqwa Ustad Dr. Suidat dan juga Ustad Dr. Adian Husaini selaku Pendiri Pesantren At-Taqwa sekaligus pemateri pelatihan ini.

Dalam sambutannya, Ustad Ardiansyah menyampaikan pentingnya menulis. Salah satu sebab pemikiran ulama terus dikaji karena menulis. “Pemikiran para ulama tidak pernah berhenti dikaji sampai hari ini karena karya yang ditulis dan murid-murid yang setia,” ungkap Ustad Ardiansyah.

Beliau menegaskan perlunya dai melengkapi diri dengan kemampua menulis sebagai senjata. Semua itu butuh waktu dan proses.
Diantara usahanya adalah dengan terus menulis.

Selain itu, penulis pemula mesti buat program menulis untuk diri sendiri. “Buat program one day one artikel, misalnya. Kalau tulisan-tulisan itu dikumpulkan, paling tidak ada 365 halaman tulisan dalam setahun,” jelas Ustad Ardiansyah.

Suasana pelatihan menulis ilmiah bersama Dr. Adian Husaini

Beliau mengungkapkan, kesulitan utama bagi penulis pemula adalah perasaan takut salah. “Jangan pernah takut salah. Setiap kritikan itu untuk kebaikan,” Ustad Ardiansyah memotivasi.

Di samping itu, penulis mesti memperkaya diri dengan wawasan yang luas. Hal itu diwujudkan dengan perbanyak membaca buku.

Dalam penutupan ini, Ustad Adian Husaini juga memberikan pesan kepada para peserta. “Menulis itu mudah. Bisa dimulai dengan menuliskan kembali ceramah atau kultum Asatidz, jug aktifitas sehari-hari di masjid,” ungkap Ustad Adian.

Peserta pelatihan menulis ilmiah

Menurut beliau, terkadang pikiran yang sering muncul menghalangi seseorang untuk menulis karena ada anggapan tulisan suatu bahasan tertentu sudah ditulis orang lain. “Tulis saja. Jangan pernah takut. Setiap orang punya cara yang berbeda dalam menyikapi sesuatu,” tegas Ustad Adian.

Pelatihan Menulis Ilmiah ini diikuti oleh 10 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir. Pelatihan dilaksanakan di Pesantren At-Taqwa berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 29 Desember 2019 sampai 2 Januari 2020. [Haris Zulfikar]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*