Bidang Tahfidz Kampus Kembali Adakan Tahfidz Camp

STIDNATSIR.AC.ID – Bidang Tahfidz Kampus Putri STID M Natsir kembali mengadakan kegiatan Tahfidz Camp pada liburan semester ganjil TA 2019/2020.

Tahfidz camp adalah kegiatan menghafal, memuraja’ah hapalan al-Qur’an ataupun hadist Arba’in yang selalu diadakan setiap semesternya. Dengan tujuan mampu mencetak da’iyyah yang dekat dengan al-Qur’an dan berpegang teguh pada sunnah Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam.

Pembukaan Tahfidz Camp ke-8 ini dimulai pada pukul 20.00 WIB di Masjid Nouroh Abdurrahman, Cipayung, Jakarta Timur. Acara ini diikuti oleh 60 Peserta dan 13 Musyrifah.

Acara pembukaan kali ini diketuai oleh Mutiah Solehah, dimoderatori oleh Ummi Mukarromah, dan pembacaan tilawah oleh Khairunnisya. Ada pun penyambutan diberikan oleh Ustadzah Yudhita Omayra kepada para peserta dan musrifah. Beliau mengapresiasi kepada para peserta yang telah antusias dan mau berjuang menghapalkan kalam ilahi. Tak lupa, Manager Bidang Tahfidz tersebut mengucapkan terimakasih kepada para musyrifah yang telah rela mengorbankan waktu liburannya untuk menjadi musyrifah Tahfidz Camp ke 8.

Selain memberikan kata sambutan, Ustadzah Yudhita juga memberikan motivasi kepada para peserta agar mempunyai tekad yang kuat untuk menghapal. Beliau juga mengatakan “Alhamdulillah antunna sekarang sudah bisa tahfidz camp di sini. Kalau dulu saat masih perintisan kegiatan tahfidz camp, kita yang harus keluar kampus untuk mencari-cari Musyrifah. Sekarang Maa Syaa Allah, sudah ada musyrifah yang bisa membersamai antunna, dan mereka merangkap sebagai panitia tahfidz camp, juga sebagai kakak kelas antunna. Jazakunnallahukhair kepada para musyrifah, kita do’akan semoga mereka diberikan kemudahan dalam hidupnya”.

Ustazah Yudhita pun menambahkan di akhir acara “Semoga dengan ini, Allah menaikkan derajat kita dan Allah berikan kemudahan dalam menghapal kalam-NYA”

Setelah kata sambutan diberikan, acara selanjutnya ialah pembacaan tata tertib dan nama-nama halaqoh tahfidz. Acara Pembukaan Tahfidz Camp ke 8 pun diakhiri dengan sepatah nasehat dari Ketua Panitia Tahfidz Camp “Ikhlaskan niat kita, maafkan kesalahan siapapun, dan jangan berbuat dzalim. Karena bisa jadi kesulitan dalam menghafalkan al-Qur’an disebabkan dosa-dosa kita yang telah kita lakukan baik secara sadar ataupun tidak.” Kemudian ditambah dengan penutup dari moderator “Jangan lupa untuk jaga kesehatan, jaga niat, dan selamat istirahat. Karena besok pagi antunna harus berjuang menghapalkan al-Qur’an. Selamat berjuang !,” ujarnya. [Khairunnisya]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*