Sampaikan Orasi Singkat pada Mahasiswa, Syaikh Walid Berikan 2 Bekal Bagi Kader Da’i

STIDNATSIR.AC.ID – Direktur Utama Lembaga Syaikh Abdullah Al Nouri Charity Society, Syaikh Walid Al Musyari Al Kuwait memberikan pesan-pesan da’wah kepada para mahasiswa saat kunjungannya ke Pusdiklat Dewan Da’wah Bekasi, Kamis (16/1/20), di Perpustakaan Kampus Putra STID Mohammad Natsir.

Syaikh Walid menyampaikan, seseorang yang ingin menjadi da’i harus menjaga sholat dan memperbaik akhlaqnya. Bagi seorang muslim sholat merupakan amalan untuk menjauhkan seseorang dari kemaksiatan. Tak ada manfaatnya apabila ia memiliki ilmu yang luar biasa namun tidak memiliki akhlaq yang baik. Menurutnya, dengan akhlaq yang mulia, seorang da’i akan meraih kebaikan yang menyeluruh.

“Semoga para da’i dikokohkan langkahnya, dan dapat mengajarkan ilmunya kepada orang lain,” tutupnya mengakhiri orasi singkatnya.

Kunjungannya ini merupakan yang pertama kali sejak 1988 lalu. Ia mengatakan, 30 tahun lalu tempat yang kini menjadi pusat pendidikan dan pelatihan ini masih berupa ilalang rimbun. Dalam kesempatan ini, didampingi oleh Wakil Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Ustadz H. Abdul Wahid Alwi, MA., Bidang Hubungan Luar Negeri Dewan Da’wah, Ustadz Ujang Abidin, Ketua STID Mohammad Natsir, Ustadz Dr. Dwi Budiman Assiroji, M.Pd.I, Ketua Pusdiklat Dewan Da’wah, Ustadz Deni Wahyudin, dan Perwakilan Laznas Dewan Da’wah mengunjungi dan melihat aktifitas harian di Rumah Sehat Dewan Da’wah, BLK Hadaida Technical Center, SMP Islam Dewan Da’wah, SDIT Menara Kuwait, TK Menara Kuwait, Masjid Wadhah Abdurrahman Al-Bahr, dan Kampus STID Mohammad Natsir.

 

Selain menjabat di Lembaga pendanaan Syaikh Abdullah Al Nouri, ia juga pernah berkecimpung di Hay’ah Al Khairiyah dan Baituz Zakah. Beliau membantu mendirikan Rumah Sehat Dewan Da’wah serta membangun masjid dan klinik di Ma’had Isy Karima Solo. [FR]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*