Drama, Pandemi dan Bulan Suci

Oleh: Haris Zulfikar

Di status facebook, muncul berita tentang artis korea yang dibully habis-habisan oleh netizen indonesia. Awalnya penulis tak ambil pusing. Tapi setelah baca status berita lain, disebut karena sebab sepele; sang artis berperan sebagai pelakor dalam sebuah drama.

Setelah baca berita lain, memang berisi konten yang sama. Dikutip dari Kompas.com, Kamis (30/4/2020), netizen indonesia benar-benar mencibir di ig sang artis dengan hujatan ‘pelakor’. Bahkan media korea mengangkat hal ini dan menyebut hal tersebut sesuatu yang sangat memalukan karena tak bisa membedakan antara drama dan realita.

Bukan hanya artis korea, netizen indonesia juga membully remaja asal Filipina yg terkenal karena video Tiktoknya. Bukan hanya bully, akunnya pun direport oleh netizen. Dikutip dari Kompas.com, Kamis (30/4/2020), alasan tindakan tersebut hanya karena pasangan mereka mengidolakan remaja tersebut.

Mungkin hal tersebut terlihat sepele dan receh-bahasa zaman now. Tapi jika direnungkan, inilah potret generasi kita. Akan banyak ‘PR’ besar menanti demi membereskan hal² yang bukan memiliki substansi untuk memajukan negeri. Justru mencoreng nama bangsa kita.

Untuk itu, zona #dirumahaja baiknya digunakan untuk hal-hal yang positif dan produktif. Akumulasi nikmat luang dan sehat ini rentang sekali dengan kelalaian. Terlebih, di bulan yang suci mestinya meningkatkan interaksi kita dengan Allah. Bukan justru Lockdown menjadikan Iman down.

Maka, tak ada pilihan selain melawan kondisi rawan dan nyaman ini dengan memaksakan diri untuk hal yang positif; baca buku, baca al-Quran, menyimak kajian-kajian, sholat berjamaah di rumah, dan aktifitas positif lainnya. Ajak adik, kakak dan seluruh anggota keluarga lainnya agar semangat ini terus terjaga dan istiqomah hingga Allah mengangkat wabah ini dengan wasilah ketaatan kita kepada-Nya.

Wallâhu a’lamu bis shawâb

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*