Untuk Penuhi Legalitas Administratif, Dewan Da’wah Terima Izin Tertulis Penggunaan Nama Mohammad Natsir

STIDNATSIR.AC.ID – Untuk memenuhi syarat legalitas administratif, Pimpinan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia dan STID Mohammad Natsir menerima Surat Izin penggunaan nama Mohammad Natsir sebagai nama Kampus dari Pak A. Fauzi Natsir, putra Allah Yarham Mohammad Natsir, pada Senin (13/7/20) di Kantor Pusat Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Jakarta. Setelah ditandatangani pada Sabtu (11/7/20) di Cinere, Depok tempat kediaman putra dari Tokoh Pendiri NKRI tersebut.

Wakil Ketua Umum Dewan Da’wah Pusat, Ustadz Dr. Mohammad Noer mengatakan, sejatinya penggunaan nama Mohammad Natsir sebagai nama kampus telah mendapat restu secara lisan dari keluarga Mohammad Natsir pada tahun 1998 lalu, setahun sebelum berdirinya Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Da’wah Mohammad Natsir. Bapak Affandi Ridwan, Ketua Dewan Da’wah waktu itu, langsung meminta izin kepada keluarga Pak Natsir. Namun belakangan, izin resmi secara tertulis dirasa perlu untuk penguatan dan kepentingan administratif. Pembicaraan terkait hal ini pun telah dibahas pada tahun lalu, namun sempat terkendala disebabkan pandemi Covid 19.

Mewakili segenap keluarga, Pak Fauzi Natsir mengatakan, secara umum keluarga tidak pernah mempermasalahkan soal perizinan tersebut. Beliau dan keluarga tidak keberatan jika Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia menggunakan nama ayahnya sebagai nama Perguruan Tinggi kaderisasi da’i.

Kemudian Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Pusat, Ustadz Drs. Mohammad Siddik, MA mengucapkan terima kasih kepada Pak Fauzi dan kelurga, serta mendoakan Allah yarham Mohammad Natsir dan keluarga dilimpahkan kebaikan dan terus mendapatkan amal jariah dari dipakainya nama Mohammad Natsir sebagai nama kampus da’wah ini.

Sementara Ketua STID Mohammad Natsir, Ustadz Dr. Dwi Budiman Assiroji, M.Pd.I juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga Allah yarham Mohammad Natsir dan berharap semoga Sekolah Tinggi Ilmu Da’wah Mohammad Natsir dapat terus meningkatkan kualitasnya, sesuai dengan nama besar Mohammad Natsir. [FR]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*