Pelajari Sistem Belajar Daring Menarik, Dosen STID Mohammad Natsir Ikuti Pelatihan E-Learning Berbasis LMS Moodle

STIDNATSIR.AC.ID – Untuk menunjang kegiatan mengajar perkuliahan daring selama masa pandemi Covid 19, Dosen STID Mohammad mengikuti Pelatihan E-Learning Berbasis LMS (Learning Management System) Moodle secara daring dipandu langsung oleh Penggiat dan Praktisi E-Learning Universitas Negeri Makassar, Bapak Hartoto M.Pd.

Pelatihan ini disampaikan melalui aplikasi pertemuan daring, kemudian para dosen menyimak dan mengikuti tutorial yang diberikan dari Kampus Putra STID Mohammad Natsir. Sudah menjadi rutinitas masa pra perkuliahan awal semester, Dosen STID Mohammad Natsir mendapatkan pelayanan Skill Upgrading yang disediakan Kampus demi meningkatkan kualitas proses belajar dan mengajar.

Waket 1 Bidang Akademik, Ustadz Imam Taufik Alkhottob, M.Pd.I menyampaikan dalam sambutannya bahwa, Mendikbud telah mensurvey instansi pendidikan 32 provinsi hasilnya mahasiswa sudah mulai bosan dengan perkuliahan daring. LMS merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Mendikbud. Dengan aplikasi ini, mahasiswa diharapkan tidak akan bosan mengikuti perkuliahan daring.

Bapak Hartoto, M.Pd.I menjelaskan, dengan media aplikasi komunikasi daring yang beragam, sangat membebani mahasiswa dalam proses perkuliahan daring, selain harus mengerjakan tugas, mereka juga harus mempelajari aplikasi tersebut dan terkadang gadget mahasiswa tidak kompatibel menggunakan banyak aplikasi. Maka dengan LMS ini mahasiswa hanya perlu mengakses satu aplikasi.

Selanjutnya para Dosen menuliskan kendala – kendala dalam proses belajar mengajar, di antara kendala dan alasan yang kerap ditemui seperti sinyal di daerah yang lambat, gadget mahasiswa jadul, membantu orang tua, komunikasi kurang maksimal, dan lainnya.

Aplikasi E-Learning ini memiliki beragam format pengajian materi seperti
Text, infografis, podcast, dan video interaktif. Selain itu, Kuis dapat menjadi alternatif menarik dalam proses belajar agar ada unsur kompetisinya daripada mengerjakan Google form yang seperti mengerjakan tugas.

Beliau juga mengimbau untuk memulai perkuliahan awal semester, sebaiknya dosen membuat survey bagi mahasiswanya terkait kendala dan metode belajar. Pelatihan dilanjutkan dengan cara mengakses aplikasi LMS.

LMS (Learning Management System) merupakan istilah global untuk sistem komputer yang dikembangkan secara khusus untuk mengelola kursus daring, mendistribusikan materi pelajaran dan memungkinkan kolaborasi antara siswa dan guru. LMS memungkinkan tenaga pendidik mengelola setiap aspek kursus, mulai dari pendaftaran siswa hingga penyimpanan hasil tes, dan juga memungkinkan dosen menerima tugas secara digital dan tetap berhubungan dengan siswa. [FR]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*