BEKASI — Media Jurnalis Da’wah Muslimah (MARWAH), organisasi internal jurnalisme mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Da’wah (STID) Mohammad Natsir, sukses mengambil peran vital dalam menyukseskan gelaran Wisuda Sarjana (S1) XVI dan Tasyakur 56 Tahun STID Mohammad Natsir. Bertindak sebagai tim yang menyiarkan seluruh rangkaian acara secara langsung (live streaming) melalui platform Instagram @marwah_stid, sekaligus menghimpun perspektif multidimensi melalui serangkaian wawancara eksklusif bersama ustadz Dr. Adian Husaini, M.Si. selaku ketua Dewan Da’wah, jajaran pimpinan senat, panitia pelaksana, hingga para wisudawati terbaik. MARWAH juga turut membantu panitia bagian dokumentasi khusus kluster akhwat untuk mendokumentasikan jalannya prosesi wisuda.
1. Manajemen Dokumentasi dan Siaran Langsung (Live Streaming)
Sejak gerbang aula dibuka pukul 08.00 WIB, kru MARWAH yang bertugas telah bersiap di beberapa tempat strategis. Berbekal perangkat multimedia, tim dokumentasi bergerak dinamis mengabadikan momen-momen sakral dalam rangkaian prosesi wisuda. Di saat yang sama, divisi media MARWAH juga mengudara secara live di Instagram, memfasilitasi para wali santri dan masyarakat umum dari berbagai pelosok daerah agar tetap dapat menyaksikan kekhidmatan tasyakur kelulusan para dai dan daiyah secara real-time.
2. Wawancara Eksklusif dengan Ketua Pelaksana
Setelah dinamika acara berlangsung, tim MARWAH berhasil menemui ustadz Sujarwadi selaku Ketua Pelaksana Wisuda XVI. Dalam wawancara singkat tersebut, beliau memaparkan kesiapan teknis para panitia dalam mensukseskan acara tersebut dan menyampaikan selamat apresiasi yang tinggi kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan proses pendidikan di STID Mohammad Natsir. Beliau juga berharap dengan berakhirnya masa studi ini, para wisudawan dan wisudawati sudah mampu untuk terjun ke lapangan membersamai masyarakat dalam memajukan kehidupan bangsa.
3. Catatan Penting Dewan Senat: Pesan Pengabdian ke Pelosok Negeri
Tim MARWAH juga mendapatkan kesempatan berwawancara dengan Ustadzah Ririn Yahyani, S.Pd. selaku perwakilan Dewan Senat STID Mohammad Natsir. Dewan Senat menekankan bahwa wisuda ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal perjuangan mengemban risalah da’wah ke berbagai daerah pedalaman Indonesia. Beliau berpesan agar para lulusan meneladani integritas Bapak Mohammad Natsir dalam merekatkan umat dan bangsa.
4. Suara Wisudawati: Haru, Bahagia, dan Kesiapan Berkhidmat
Suasana haru terekam jelas saat kru MARWAH mewawancarai beberapa wisudawati. Mereka menceritakan suka duka menyelesaikan tugas akhir (skripsi) sembari mengabdi di lembaga da’wah. Salah satu wisudawati berprestasi mengungkapkan rasa syukur mendalamnya atas lingkungan kampus yang sangat mendukung budaya literasi dan keilmuan Islam. Mereka menyatakan kesiapan penuh untuk ditempatkan di mana pun medan dakwah menuntut kehadiran mereka.
5. Hasil Reportase Dipublikasikan Melalui Media Resmi STID Mohammad Natsir.
Selain menjalankan tugas dokumentasi, siaran langsung, dan wawancara, Tim Jurnalis Da’wah Muslimah (MARWAH) juga melakukan peliputan secara menyeluruh terhadap seluruh rangkaian kegiatan Wisuda Sarjana (S1) XVI dan Tasyakur 56 Tahun STID Mohammad Natsir. Setiap hasil reportase disusun menjadi naskah berita yang mengangkat berbagai peristiwa penting selama pelaksanaan wisuda, mulai dari prosesi acara, sambutan para tokoh, hingga kisah inspiratif para wisudawan dan wisudawati.
Naskah-naskah berita tersebut kemudian dipublikasikan melalui media resmi STID Mohammad Natsir, baik pada laman website maupun akun media sosial resmi kampus. Dengan demikian, hasil kerja jurnalistik MARWAH tidak berhenti pada proses peliputan di lapangan, tetapi menjadi sumber informasi yang diakses masyarakat luas melalui kanal publikasi resmi STID Mohammad Natsir. Kepercayaan tersebut mencerminkan kontribusi nyata MARWAH dalam mendukung penyebarluasan informasi institusi secara profesional, akurat, dan bertanggung jawab.
(Alia Novita Sari/MARWAH)


