Skip to content
19 April 2026
  • Bahas Kebutuhan Da’i di Pelosok, Yayasan Mimbar Al-Tauhid Kunjungi STID Mohammad Natsir
  • PMB STID Mohammad Natsir 2026/2027 Gelombang 2 Resmi Dibuka – Beasiswa S1 untuk Calon Da’i Nasional
  • STID Mohammad Natsir Gelar Daurah Juru Sembelih Halal, Bekali Mahasantri dengan Pemahaman K3
  • Perkuat Fondasi Ibadah, STID Mohammad Natsir Gelar Dauroh Sifat Wudhu dan Mandi Nabi
Newsletter
Random News
STID Moh Natsir

STID Moh Natsir

Pusat Kaderisasi Dai Nasional

  • Beranda
    • Kampus Kaderisasi Da’i
    • Berita
    • Artikel
    • Humas
    • Pengumuman
    • Kabar Da’i
    • Portal Prodi KPI
    • Portal Prodi PMI
  • Profil
    • Sambutan Ketua
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Makna Lambang
    • Struktur Organisasi
    • Akreditasi
    • Kerjasama
    • Quotes Tokoh
    • Fasilitas Kampus
  • Akademik
    • Tahapan Pengkaderan
    • Program Studi
      • Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI)
      • Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI)
    • Pesantren Mahasiswa
    • Kelas Kepakaran
      • Kepakaran Syari’ah
      • Kepakaran Harakah Haddamah Wal Irtidad
      • Kepakaran Jurnalistik & Pemikiran Islam
    • LPPM
      • Rumah Jurnal
      • LTQ LPPM
      • Kafilah Da’wah
      • Pengabdian Masyarakat
      • Direktori Karya Ilmiah
    • Kelender Akademik
  • Kemahasiswaan
    • Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
    • UKM
      • Praktikum Da’wah
      • Lailatul Qur’an
      • Tahfidz Camp
      • PESMA CUP
      • MAPALA
      • lingkar Studi Pemikiran
      • Leadership Training Center
      • Natsir Creative
      • Jam’iyah Bathsul Masail
    • Komunitas
      • Komunitas Pecinta Masjid
      • Komunitas Pecinta Majelis Ta’lim
      • Komunitas MARWAH
      • Komunitas Perpustakaan
      • Komunitas Pengurusan Jenazah
      • Komunitas Ruqyah Syar’iyah lid da’wah
      • Komunitas Da’wah Language Club
    • Himpunan Mahasiswa
      • HIMA Prodi Komunikasi & Penyiaran Islam
      • HIMA Prodi Pengembangan Masyarakat Islam
    • Ikatan Alumni
  • Kampus Digital
    • Repository
    • E-Learning
    • Perpustakaan
  • Pendaftaran
    • Daftar Online
    • Info PMB
    • Biaya
    • Download Brosur
  • Galeri Foto
  • Home
  • Download Brosur

Download Brosur

Brosur Penerimaan Mahasiswa Baru TA. 2026-2027

BROSUR PENMARU DEPAN
BROSUR PENMARU BELAKANG TERBARU
Dwonload di sini

PENERIMAAN MAHASISWA BARU

🎥 Profil Kampus

🔗 Lihat semua video STID

Instagram STID Natsir Official

stidnatsirofficial

Akun resmi Media kampus @stidnatsir
Link Youtube
https://youtube.com/@stidnatsirofficial

Ditakdirkan Hidup di Akhir Zaman: Apa yang Harus D Ditakdirkan Hidup di Akhir Zaman: Apa yang Harus Dilakukan Seorang Muslim?

Ustadz Jumroni Ayana, M.Ag
Mawaddah Fil-Qurba, Jembatan Rasa “Apabila kita p Mawaddah Fil-Qurba, Jembatan Rasa

“Apabila kita perhatikan jejak Risalah yang telah ditinggalkan oleh Rasulullah s.a.w., dan jejak para Shahabat pada masa sesudah beliau, bertambahlah jelaslah bahwa yang menjadi kawan bagi seorang pembawa da’wah itu, bukanlah semata-mata kefasihan lidahnya yang lincah, dan keindahan bahasanya yang menarik, bukan semata-mata ilmu dan kekuatan mempengaruhinya yang menundukkan ‘aqal’.”

“Akan tetapi, di samping itu: panggilan hatinya yang menawan rasa, dan akhlaq budi pekertinya yang menumbuhkan kepercayaan.”

Tempat kedua unsur ini berada di luar bidang teknik semata-mata. Letaknya lebih banyak pada kedudukan jiwa (mental set up), yakni pada tingkat keimanan dan taqwa, pada mutu karakter seseorang muballigh. Kedua-duanya merupakan pula sumber tersendiri bagi daya seorang pembawa da’wah.

Dalam fasal yang terdahulu telah kita kemukakan bagaimana pentingnya bagi seorang muballigh mengadakan “komunikasi”, yang kita namakan “kontak pemikiran”, dan faidahnya mencari titik pertemuan, “kalimatus sawa” dengan mereka yang dihadapi. Ini bisa dicapai dengan ijtihad yang bersifat ilmiyah.

📚Fiqhud Da’wah, Mohammad Natsir, Cetakan XII, 2003, hal. 229
Kader Pelanjut Unsur terpenting dalam gerakan da’ Kader Pelanjut

Unsur terpenting dalam gerakan da’wah adalah da’i sebagai subyek da’wah. Bergerak dan tidaknya gerakan da’wah sangat bergantung kepada ada dan tidaknya da’i yang menggerakkan da’wah itu.

Yang harus disadari oleh seorang kader da’wah adalah bahwa kewajiban da’wah pasti lebih panjang dari umur yang dimilikinya. Sebelum ia ada, kewajiban da’wah sudah ada. Begitu pun ketika ia tiada, kewajiban da’wah akan terus ada. Karena itu wajib bagi seorang kader da’wah untuk menyiapkan kader pelanjut yang akan meneruskan perjuangan da’wahnya.

 Bila peribahasa mengatakan “Patah tumbuh hilang berganti”, maka untuk mempersiapkan kader da’wah harus sudah tumbuh sebelum patah dan harus sudah ada gantinya sebelum hilang. Kader pelanjut yang disiapkan harus lebih baik dan lebih banyak dari dirinya. Sehingga kualitas dan kuantitas da’wah bisa lebih baik dan lebih bervariasi dalam model dan metode pendekatan sesuai dengan perkembangan kehidupan pada masanya.

Hal penting yang tidak boleh berubah bagi setiap kader da’wah adalah mampu “menjaga niat”, memahami “pukul berapa sekarang” dan mampu “berbenteng di hati ummat”.
Ujian & Cobaan Di samping menyadari akan keduduk Ujian & Cobaan

Di samping  menyadari akan kedudukan dan fungsi yang tinggi dari pendukung da'wah, baiklah seorang muballigh menyadari, bahwa di mana dan di zaman manapun dia melakukan pekerjaan da'wah itu, tidak pernah ia akan sunyi dari pada ujian dan cobaan, yang harus ditempuhnya. Baik dalam arti lahir  ataupun batin, atau kedua-duanya, lahir dan batin.

#mohammadnatsir #dewandakwah #stidnatsir
Setiap Ujian Tidak Pernah Melebihi Kemampuan Kita Setiap Ujian Tidak Pernah Melebihi Kemampuan Kita - Ustadz Syuhada Bahri

#dakwahislam #stidmohammadnatsir #kajian
Da'wah Merangkul : Menyatuhkan Umat, Bukan Memisah Da'wah Merangkul : Menyatuhkan Umat, Bukan Memisahkan

Dikotomi itu merupakan tantangan bagi yang santri untuk merelakan teman-teman kita yang abangan, dan bukan menjauhkan atau memusuhi. Jangan mereka dijauhi atau disudutkan, sesat, atau bahkan musuh. Itu menyakitkan, karena pada dasarnya mereka adalah muslim, dan tiap muslim adalah saudara. Itu mengembangkan pendekatan integrasionis bukan pendekatan yang antagonis.

Da'i yang unggul tidak menciptakan banyak musuh, melainkan mencari teman sebanyak mungkin.

 📚 Perbincangan Antar Generasi. M.Natsir :132-133
Follow on Instagram

🗳️ Dukung Pengkaderan Mahasiswa

Salurkan infak dan wakaf Anda melalui rekening resmi STID Mohammad Natsir:

Bank Syariah Indonesia (BSI)
7072700001
a.n. STID Mohammad Natsir
✅ Konfirmasi via WhatsApp

Pos-pos Terbaru

  • Bahas Kebutuhan Da’i di Pelosok, Yayasan Mimbar Al-Tauhid Kunjungi STID Mohammad Natsir
  • PMB STID Mohammad Natsir 2026/2027 Gelombang 2 Resmi Dibuka – Beasiswa S1 untuk Calon Da’i Nasional
  • STID Mohammad Natsir Gelar Daurah Juru Sembelih Halal, Bekali Mahasantri dengan Pemahaman K3
  • Perkuat Fondasi Ibadah, STID Mohammad Natsir Gelar Dauroh Sifat Wudhu dan Mandi Nabi
  • Kegiatan Kafilah Dakwah: Menggali Kondisi Masyarakat Desa Ulu Konaweha Kec. Samaturu Kab. Kolaka Sulawesi Tenggara
© 2026 STID Mohammad Natsir Powered By BlazeThemes.