Bekasi — Sekolah Tinggi Ilmu Da’wah (STID) Mohammad Natsir menyelenggarakan dauroh bertema “Sifat Wudhu dan Mandi Nabi” pada Sabtu (11/4/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 1 kampus putra STID Mohammad Natsir berjalan dengan khidmat dan diikuti oleh mahasiswa secara antusias.
Dauroh ini menghadirkan pemateri, Ustadz Burhanuddin, S.Sos, yang menyampaikan materi secara komprehensif terkait tata cara bersuci sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pemahaman yang benar terhadap wudhu dan mandi sebagai bagian mendasar dalam ibadah seorang Muslim.

“Wudhu dan mandi bukan sekadar rutinitas, tetapi ibadah yang memiliki tuntunan jelas dari Nabi ﷺ. Kesalahan dalam memahami keduanya dapat berdampak pada sah atau tidaknya ibadah lainnya,”.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester 2 dan semester 4 yang diwajibkan hadir sebagai bagian dari program pembinaan akademik dan kaderisasi da’i di STID Mohammad Natsir. Selama dauroh berlangsung, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga diarahkan untuk mencatat poin-poin penting sebagai bekal pemahaman yang lebih mendalam.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa dauroh ini merupakan salah satu upaya kampus dalam memperkuat fondasi ibadah mahasiswa, khususnya dalam aspek thaharah (bersuci), yang menjadi syarat sah berbagai ibadah, termasuk shalat.

Kegiatan berlangsung tertib sejak pukul 08.40 WIB hingga selesai. Selain memperoleh ilmu yang bermanfaat, peserta juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa STID Mohammad Natsir mampu mengamalkan tata cara bersuci sesuai sunnah serta menjadi teladan dalam praktik ibadah di tengah masyarakat. (Humas STID Mohammad Natsir)

