Jakarta Timur — Sabtu, 22 Agustus 2026. Festival Anak Sholeh (FAS) ke-14 STID Mohammad Natsir kembali digelar sebagai agenda penutup tahunan pengabdian masyarakat dan program Praktikum Dakwah mahasiswi STID Mohammad Natsir selama semester III–IV. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen kampus dalam membina generasi Qurani sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Festival Anak Sholeh telah memasuki penyelenggaraan ke-14 dan secara konsisten menjadi program tahunan yang menutup rangkaian Praktikum Dakwah mahasiswi. Selama dua semester, mahasiswi diterjunkan langsung ke masyarakat untuk membina dan mengajar di TPA/TPQ yang berada di wilayah Kecamatan Cipayung dan sekitarnya, Jakarta Timur.
Saat ini, program pembinaan tersebut telah menjangkau 21 TPA dengan total 890 santri binaan. Pada FAS ke-14 tahun ini, partisipasi semakin meluas dengan bergabungnya 25 TPA, terdiri atas 21 TPA binaan dan beberapa TPA non-binaan, dengan jumlah 492 santri yang mengikuti perlombaan.
Mengusung tema “Merdeka Menuju Prestasi, Menang Meraih Ridho Ilahi”, festival menghadirkan 19 cabang perlombaan yang memadukan nilai-nilai keislaman, edukasi, dan sportivitas, mulai dari tahfidz, tilawah, adzan, Pildacil, cerdas cermat, kaligrafi, hingga futsal.
Kegiatan dimulai pukul 06.00 WIB dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan pawai pada pukul 07.15 WIB yang mengelilingi kawasan kompleks sebagai syiar Islam sekaligus menyemarakkan pelaksanaan FAS ke-14.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan diawali sambutan Ketua Panitia, dilanjutkan sambutan Wakil Ketua I STID Mohammad Natsir, Dr. Imam Taufiq Al-Khatab, M.Pd.I. Festival ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur masyarakat dan lembaga. Turut hadir perwakilan Yayasan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, jajaran dosen STID Mohammad Natsir, Camat Cipayung, Lurah beserta Ibu Lurah, para Ketua RW dan RT, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Cipayung menyampaikan apresiasi atas kontribusi STID Mohammad Natsir dalam membina generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an dan dakwah masyarakat. Beliau kemudian secara resmi membuka Festival Anak Sholeh (FAS) ke-14 sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian perlombaan.
Sejak selesai pembukaan hingga menjelang Zuhur, seluruh peserta mengikuti berbagai cabang lomba dengan penuh semangat dan sportivitas. Suasana kompetitif yang sehat berpadu dengan semangat ukhuwah antar-TPA menjadikan festival berlangsung meriah namun tetap sarat nilai-nilai Islami.

Memasuki waktu ba’da Zuhur, kemeriahan acara dilanjutkan dengan sesi kuis interaktif yang melibatkan para santri, guru TPA dan orang tua santri. Antusiasme peserta semakin terasa saat pengumuman juara dan pembagian hadiah kepada para pemenang dari seluruh cabang perlombaan.
Festival Anak Sholeh ke-14 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antara santri, guru TPA, orang tua, mahasiswa, dosen, serta masyarakat. Melalui kegiatan ini, STID Mohammad Natsir bersama Yayasan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia terus berkomitmen melahirkan generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menjadi penerus dakwah di tengah masyarakat.
Editor/Penulis: Kemahasiswaan Putri STID Mohammad Natsir


