Belu, Nusa Tenggara Timur (22/8/2025) —Alhamdulillah, da’i Dewan Dakwah, Ustadz Maaruf Wailissa, berkesempatan menyampaikan khotbah Jum’at perdana di Masjid Al Ghoroba, Kampung Sukabitetek, Belu, Atambua, Nusa Tenggara Timur.
Kampung Sukabitetek dikenal sebagai kampung mualaf yang dihuni oleh warga keturunan asli Timor Leste. Mereka memilih tetap setia menjadi warga negara Indonesia dan menetap di wilayah NTT. Meski berada di lingkungan mayoritas non-Muslim, semangat keislaman mereka tetap terjaga.
Dewan Dakwah melalui program dakwah pedalaman telah membeli lahan seluas 2 hektar dan membangun 10 unit rumah sebagai tempat tinggal warga mualaf tersebut. Hingga kini, mereka terus bertahan hidup serta menjaga keimanan bersama keluarga besar kaum Muslimin.
Ustadz Maaruf menyampaikan bahwa kehadiran dai di tengah masyarakat sangat penting sebagai penggerak pembinaan umat.
“Alhamdulillah, dengan hadirnya dai dapat mempermudah dan mempercepat kegiatan binaan di wilayah setempat,” ujarnya.
Kehadiran dai Dewan Dakwah di perbatasan menjadi bukti nyata komitmen dakwah dalam mendampingi masyarakat Muslim di daerah pelosok dan perbatasan negeri.

