STID Mohammad Natsir melakukan studi banding ke Institut Agama Islam (IAI) Persis Garut pada Selasa, 19 Agustus 2025. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua STID Mohammad Natsir, Dr. Dwi Budiman Assiroji, M.Pd.I, didampingi Wakil Ketua I, Dr. Imam Taufik Alkhottob, M.Pd.I, Kepala LPPM, Dr. Lukman, M.Pd.I, serta Ketua Bidang Pendidikan Dewan Da’wah Pusat, Dr. Ujang Habibi, M.Pd.I.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Rektor IAI Persis Garut, Dr. Tiar Anwar Bachtiar, bersama Wakil Rektor I, Dr. Daris Tamin, M.Pd., dan Wakil Rektor IV, Dr. Heri Mohamad Tohari, M.Pd.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan berbagai hal terkait pengelolaan perguruan tinggi, di antaranya rencana pembukaan program magister. STID Mohammad Natsir pada tahun ini berencana mengajukan program magister dakwah, sementara IAI Persis Garut telah lebih dulu membuka dua program studi magister.

Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah tantangan menurunnya minat masyarakat untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi serta strategi yang dapat ditempuh untuk mengatasinya. Selain itu, perbincangan berkembang lebih luas menyentuh dunia pendidikan secara umum. Hal ini relevan karena Dr. Tiar Anwar Bachtiar juga menjabat sebagai Ketua Bidang Tarbiyah Persis. Tema yang dibahas mencakup sistem pendirian sekolah berbasis ormas dan yayasan, pengembangan kurikulum, peningkatan mutu guru, hingga strategi penguatan pendidikan Islam di tengah masyarakat.
Sebagai penutup, kedua institusi sepakat untuk memperkuat kolaborasi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). MoU ini diharapkan menjadi pintu awal kerja sama yang lebih luas, baik dalam bidang pengembangan akademik, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antar perguruan tinggi Islam, sekaligus mempertegas komitmen STID Mohammad Natsir dalam memajukan pendidikan tinggi Islam yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan umat.(Humas STID Mohammad Natsir)


