Pulau Buru, Maluku — Dalam rangka memperkuat sinergi dakwah di wilayah pelosok, da’i Dewan Dakwah, Alumni STID Mohammad Natsir melakukan silaturahim dan pengantaran surat tugas kepada sejumlah tokoh dan pejabat publik di Pulau Buru, Maluku. Kegiatan ini berlangsung pada Ahad–Selasa, 17–19 Agustus 2025, usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 di Lapangan Desa Savana Jaya, Kecamatan Namlea.

Seusai upacara, da’i STID Mohammad Natsir yang didampingi oleh Ustadz Majdi berkunjung ke kediaman Kepala Kecamatan Weapo, Bapak Suparno, S.Ag., serta menemui Kepala Desa Waeleman, Bapak Joko, untuk menyampaikan langsung surat tugas dakwah.

Kegiatan berlanjut pada Selasa, 19 Agustus 2025, dengan agenda menyerahkan surat kepada Kapolres Pulau Buru melalui kantor pengamanan, serta mendatangi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru untuk menemui Bapak La Fata, M.Ag. Namun karena beliau berhalangan hadir, surat tugas diserahkan kepada staf yang bertugas.

Selain pengantaran surat tugas, para da’i juga melanjutkan survei lokasi dakwah yang direncanakan menjadi tempat penugasan. Namun, keterbatasan waktu menjelang Magrib dan jarak yang cukup jauh dari kediaman Ustadz Majdi membuat survei lanjutan dijadwalkan kembali keesokan harinya.
Dalam laporannya, da’i melaporkan tantangan jaringan komunikasi di Pulau Buru yang belum stabil akibat kerusakan kabel laut. Kondisi tersebut membuat akses komunikasi cukup terbatas, sehingga laporan kegiatan hanya dapat dikirim melalui fasilitas internet berbasis satelit yang tersedia di salah satu warung di Desa Savana.
Meski dengan keterbatasan tersebut, para da’i tetap optimis dan memohon doa serta dukungan dari asatidz dan sahabat-sahabat agar dakwah di Pulau Buru berjalan lancar. Semoga usaha dakwah ini menjadi amal jariyah serta membawa manfaat luas bagi masyarakat di Maluku. (Humas STID Mohammad Natsir)

