Bekasi, 25 November 2025 — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STID Mohammad Natsir menyelenggarakan Apel Siaga Dakwah yang berlangsung di Lapangan Kampus Putra STID Mohammad Natsir pada Selasa sore (25/11). Kegiatan ini mengusung tema “Merawat Khittah Dakwah Mahasiswa sebagai Upaya untuk Membangun Persatuan, Memperkokoh Umat, dan Menghadapi Tantangan Zaman.”
Dalam sambutannya, Ketua BEM STID Mohammad Natsir menjelaskan bahwa pelaksanaan Apel Siaga Dakwah tahun ini merupakan apel perdana pada kepengurusan BEM saat ini.

Beliau juga menegaskan bahwa apel siaga dakwah merupakan tradisi turun-temurun dari pengurus-pengurus sebelumnya dan terus dilestarikan sebagai bentuk penguatan ruh dakwah mahasiswa.
“Apel siaga dakwah ini adalah booster dan charger bagi seorang dai. Kita sering mengingatkan umat, tetapi diri kita sendiri pun membutuhkan nasihat dan penguatan. Melalui momentum ini, kita kembali menyelaraskan niat, memperbarui semangat, dan meneguhkan khittah dakwah mahasiswa STID Mohammad Natsir,”
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian orasi ilmiah oleh Dr. Dwi Budiman Assiroji, M.Pd.I, selaku Ketua STID Mohammad Natsir. Dalam pemaparannya, beliau menggarisbawahi pentingnya merawat khittah dakwah mahasiswa sebagai modal utama dalam menghadapi dinamika zaman, memperkuat persatuan umat, dan membangun semangat dakwah yang kokoh di tengah berbagai tantangan global.

Beliau menegaskan bahwa mahasiswa STID Mohammad Natsir memiliki tanggung jawab moral sekaligus historis sebagai calon dai yang tidak hanya menyampaikan ajaran Islam kepada umat, tetapi juga harus terus menjaga keteguhan pribadi, keteladanan, dan komitmen perbaikan diri.
“Merawat khittah dakwah berarti merawat diri, memperkuat jiwa, dan menjaga persatuan umat. Inilah jalan dakwah yang harus terus dijaga oleh setiap mahasiswa STID Mohammad Natsir,”
Apel Siaga Dakwah ini ditutup dengan pesan agar seluruh mahasiswa terus memperkuat ruh dakwah, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan dalam mengemban amanah sebagai dai di tengah masyarakat. (Humas STID Mohammad Natsir)


