Jakarta, 28 Juni 2026 – Halaqah Mentoring Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mohammad Natsir melalui Bidang Pembinaan Karakter menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Karakter bekerja sama dengan Pusat Teritorial Angkatan Darat (PUSTERAD). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswi semester II-VIII dengan tujuan membangun kedisiplinan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta membekali peserta dengan berbagai keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan dan medan dakwah.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan briefing di Kampus Putri STID Mohammad Natsir, Cipayung, yang dipandu oleh Bidang Pembinaan Karakter. Setelah briefing, seluruh peserta berjalan kaki menuju PUSTERAD sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
Sesampainya di lokasi, kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung dengan khidmat dan dipimpin oleh para komandan dari PUSTERAD. Upacara tersebut menjadi tanda dimulainya rangkaian pembinaan karakter bagi seluruh mahasiswi.
Dalam upacara pembukaan, Mudir Pesantren Mahasiswi Ustadz Salman Al Farisi, M.Kom.I selaku pembina upacara, didampingi Mayor Inf. Heru, menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan harapan agar seluruh mahasiswi mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh.

Beliau menjelaskan bahwa mahasiswi STID Mohammad Natsir dipersiapkan menjadi kader dakwah yang kelak akan bertugas di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah pedalaman, perbatasan, hingga wilayah dengan berbagai tantangan dakwah. Beliau juga mengingatkan bahwa nama Mohammad Natsir merupakan nama seorang tokoh nasional sekaligus Perdana Menteri Indonesia yang dikenal melalui gagasan Mosi Integral dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selain mendapatkan pembinaan keilmuan, hafalan Al-Qur’an, dan penguatan spiritual di kampus, para mahasiswi juga perlu memiliki kesiapan fisik. Hal tersebut sejalan dengan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.”
Beliau juga mengamanahkan kepada seluruh peserta agar mengikuti arahan para pembina dan pelatih dengan penuh kesungguhan sehingga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal ketika terjun ke medan dakwah.
Mengakhiri sambutannya, beliau secara resmi membuka kegiatan dengan mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim, pada hari Ahad, 28 Juni 2026 pukul 08.00 WIB, kegiatan Pembinaan Karakter Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mohammad Natsir secara resmi saya nyatakan dibuka.”

Setelah upacara pembukaan, para komandan memperkenalkan diri kepada seluruh peserta untuk memudahkan proses pelatihan selama kegiatan berlangsung. Selanjutnya, mahasiswi mengikuti berbagai materi yang dirancang untuk membentuk karakter dan meningkatkan kemampuan diri, di antaranya Peraturan Baris Berbaris (PBB), pengenalan survival, tali-temali, serta materi wawasan kebangsaan.
Kegiatan Pembinaan Karakter bersama PUSTERAD menjadi momentum penting dalam membentuk pribadi yang berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan. Berbagai materi yang diberikan tidak hanya melatih kemampuan fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kerja sama, kepemimpinan, nasionalisme, dan semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara. Diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari maupun ketika mengemban amanah dakwah di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan upacara penutupan yang dipimpin oleh Manajer Bidang Pembinaan Karakter, Umi Titin Sofiyatiningsih, M.Pd. Dalam sambutannya beliau menyampaikan harapan agar seluruh ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Beliau berpesan agar pelatihan ini menjadi bekal untuk terus mengembangkan karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan sesama.

Mengakhiri sambutannya, beliau menutup kegiatan dengan mengucapkan, “Alhamdulillāhirabbil ‘ālamīn, pada hari Ahad, 28 Juni 2026, pelatihan Pembinaan Karakter Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mohammad Natsir secara resmi saya nyatakan ditutup.”
Pelaksanaan pembinaan karakter ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk kader-kader dakwah yang tidak hanya unggul dalam ilmu dan akhlak, tetapi juga memiliki ketangguhan fisik, kedisiplinan, semangat nasionalisme, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan dakwah di masa mendatang.
Penulis:
Putri Siti Rukoyah
Mahasiswi STID Mohammad Natsir/Asisten Mentor

