“Peran Da’iyah Dewan Dakwah dalam Membina TPA Lansia: Menguatkan Iman di Usia Senja”

Kulon Progo — Rabu, 20 Agustus 2025, suasana Masjid Asy-Syifa di Prangko’an, Girimulyo, tampak berbeda. Kabut yang menyelimuti perbukitan Menoreh menjadi saksi langkah para lansia yang hadir mengikuti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Lansia, sebuah program dakwah di pedalaman yang dirintis untuk memberikan ruang belajar dan pendampingan keagamaan bagi kaum lanjut usia.

Kegiatan ini lahir dari kesadaran akan kebutuhan lansia yang sering kali merasa kehilangan arah setelah melewati berbagai fase kehidupan. Di tengah kesunyian pelosok negeri, TPA Lansia menghadirkan cahaya ilmu dan ketenangan, memberikan makna baru melalui lantunan ayat-ayat Al-Qur’an dan doa yang dipanjatkan dengan penuh ketulusan.

Meski tidak semua peserta hadir, semangat untuk terus belajar tetap menyala. Hal ini menunjukkan bahwa dakwah di pedalaman tidak hanya membutuhkan kesabaran, tetapi juga pendekatan yang penuh kasih sayang dan kesungguhan. TPA Lansia menjadi tempat para peserta mendekatkan diri kepada Allah, menata hati, serta merajut kembali harapan di usia senja.

Program ini dibina oleh Da’iyah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, alumni STID Mohammad Natsir, Marhamah, S.Sos dan Sepiyana Rahayu, S.Sos. Dengan kesungguhan mereka, dakwah terus hadir hingga ke pelosok negeri, menjangkau kalangan lansia yang haus akan bimbingan agama. Kehadiran TPA Lansia di Girimulyo membuktikan bahwa dakwah tidak mengenal batas usia maupun lokasi, melainkan hadir di mana pun umat membutuhkan sentuhan keimanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *