Bogor – Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Muhammad Natsir turut ambil bagian dalam Seminar Nasional dan Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) Forum Komunikasi Nasional Himpunan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (Forkomnas KPI) Wilayah II yang meliputi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Kegiatan ini berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Wisma Dharmais, Bogor, dengan dihadiri perwakilan dari 12 perguruan tinggi penyelenggara Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat silaturahmi, kolaborasi, serta sinergi antarmahasiswa KPI dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, forum ini juga menjadi ruang bertukar gagasan mengenai pengembangan dakwah dan komunikasi Islam di tengah perkembangan zaman.
Seminar Nasional mengusung tema “Arah Baru Komunikasi Islam” yang disampaikan oleh dosen dari Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya transformasi komunikasi Islam yang mampu menjawab tantangan era digital melalui pendekatan yang adaptif, inovatif, serta tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) Forkomnas KPI Wilayah II, yang menghasilkan pembentukan kepengurusan baru sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kolaborasi antarhimpunan mahasiswa KPI, serta mengembangkan berbagai program kerja yang lebih progresif di masa mendatang.
Selain itu, peserta juga mengikuti Sharing Session bersama STAIPI Jakarta, yang membahas strategi pengembangan organisasi kemahasiswaan, kepemimpinan, inovasi program kerja, serta peluang kolaborasi antarperguruan tinggi dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa KPI.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi KPI dari masing-masing kampus peserta. Kehadiran para pemimpin organisasi mahasiswa tersebut menjadi simbol kuatnya semangat persatuan, kebersamaan, dan komitmen dalam membangun jejaring yang produktif demi kemajuan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam di Indonesia.

Partisipasi STID Muhammad Natsir dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kampus dalam mendukung pengembangan kualitas sumber daya mahasiswa, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen dakwah yang memiliki kapasitas intelektual, kepemimpinan, dan kemampuan komunikasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui forum ini diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antarkampus, lahir berbagai inovasi dalam bidang komunikasi dan penyiaran Islam, serta terbangun semangat bersama untuk mencetak generasi dai dan komunikator Islam yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.


