Wini, TTU, NTT – 10 September 2025 – Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) melalui Program Dakwah ke Daerah Pedalaman dan Perbatasan kembali meneguhkan komitmennya menjaga cahaya dakwah di perbatasan negeri. Salah satunya melalui pengabdian Abrar Karim, S.Sos., da’i alumni STID Mohammad Natsir, yang melaksanakan pembinaan generasi muda di Masjid Nurul Mubin, Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur – wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.
Kegiatan yang dilaksanakan di TPQ Nurul Mubin ini diikuti oleh lebih dari 20 santriwan dan santriwati. Program pembinaan disusun secara sistematis melalui dua tahap. Tahap pertama berfokus pada pemberian materi Islami, sedangkan tahap kedua mengajarkan Al-Qur’an dan Iqra.
Agar pengajaran lebih efektif, para santri dibagi menjadi dua kelas sesuai jenjang pendidikan. Kelas pertama diikuti oleh santri kelas 1–2 SD dengan fokus pengenalan huruf hijaiyyah, sementara kelas kedua diperuntukkan bagi santri kelas 3 SD ke atas. Selanjutnya, mereka dikelompokkan menjadi tiga hingga lima kelompok kecil untuk dibimbing langsung oleh musyrif.
Program ini menjadi wujud nyata misi Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia untuk membina umat, menjaga akidah, dan menghidupkan syiar Islam di daerah pedalaman dan perbatasan. Kehadiran da’i alumni STID Mohammad Natsir di garis terdepan diharapkan mampu mencetak generasi muslim yang berakhlak mulia, mencintai Al-Qur’an, dan siap menjaga keutuhan bangsa.

