“Alumni STID Mohammad Natsir Ajarkan Bahasa Arab untuk Santriwati NTT di Bandung”

Bandung, 6 September 2025 – Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) melalui program pengabdian dai yang merupakan alumni STID Mohammad Natsir kembali melaksanakan kegiatan pendidikan di pesantren. Kegiatan kali ini berupa pembelajaran Bahasa Arab yang diselenggarakan di Yayasan Ruuhul Qur’an Mumtaz, Cilengkrang, Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan rutin ini dilaksanakan setiap Sabtu pukul 12.15–13.30 WIB dan diikuti oleh sekitar 15 santriwati yang terbagi dalam dua kelas (kelas A dan kelas B). Menariknya, mayoritas santriwati berasal dari berbagai pelosok negeri, khususnya Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini menjadikan Yayasan Ruuhul Qur’an Mumtaz sebagai salah satu pusat pembinaan generasi dari daerah 3T.

Materi yang diajarkan meliputi:

  • Mufradat (kosakata) untuk memperkaya perbendaharaan kata,

  • Tata bahasa (nahwu dan sharf) sebagai dasar memahami struktur kalimat,

  • Latihan percakapan (hiwar) untuk membiasakan santri berbicara aktif dalam Bahasa Arab.

Pembelajaran berlangsung setelah shalat Dzuhur, dengan suasana kondusif dan metode variatif seperti ceramah, tanya jawab, dan praktik percakapan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan santriwati dalam memahami dan menggunakan Bahasa Arab secara aktif, sehingga mereka mampu membaca dan mempelajari kitab-kitab keislaman secara langsung.

“Bahasa Arab merupakan kunci utama dalam memahami Al-Qur’an, hadits, dan literatur Islam. Dengan pengajaran yang terstruktur, kami berharap para santriwati dapat menguasai bahasa ini dengan baik dan mengamalkannya ketika kembali ke daerah asal masing-masing,”.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Dewan Dakwah dan STID Mohammad Natsir dalam membina generasi muslim yang berakhlak mulia, berilmu, dan siap menjadi pelopor dakwah di daerah asal, khususnya di wilayah pelosok dan perbatasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *