Kapuas Hulu, 15 September 2025 – Sebuah momentum bersejarah terjadi di Dusun Lunsara, Desa Suka Maju, Kapuas Hulu, ketika Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, menyempatkan diri hadir di tengah masyarakat. Kedatangan orang nomor satu di provinsi tersebut disambut antusias oleh warga setempat yang berbondong-bondong berkumpul sejak pagi hari.
Dusun Lunsara merupakan salah satu dusun binaan Dewan Dakwah Kalimantan Barat (DDII Kalbar) di wilayah perbatasan. Kehadiran Gubernur kali ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh Dewan Dakwah.
Bermula dari permintaan Dewan Dakwah Kabupaten Kapuas Hulu setahun yang lalu, – Talkhis Abdullah, da’i Dewan Dakwah sekaligus alumni STID Mohammad Natsir – diutus untuk membina masyarakat di dusun ini.
Program dakwah yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembinaan keagamaan melalui pengajian, khutbah, dan pendidikan agama, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Bersama DDII Kapuas Hulu, DDII Kalbar, aparat kecamatan, hingga pemerintah provinsi, kami merancang konsep dakwah yang mengaitkan berbagai pihak untuk memanfaatkan potensi alam desa ini demi kesejahteraan masyarakat.
Melalui proses yang panjang, mulai dibangun sarana irigasi persawahan, bendungan, hingga perikanan untuk membantu ketahanan pangan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat sehingga dakwah yang disampaikan benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata.
“Konsep dakwah harus menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat, baik ekonomi, keluarga, maupun sosial. Dengan demikian, dakwah benar-benar menjadi jalan kebahagiaan bagi manusia di dunia dan akhirat,”
Kunjungan Gubernur H. Ria Norsan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh da’i dewan dakwah. Dalam momen itu, Gubernur Kalimantan Barat sempat menepuk pundak da’i dewan dakwah dan menyampaikan apresiasi, “Terima kasih sudah berdakwah.” Ungkapan itu menjadi penyemangat tersendiri untuk terus melanjutkan perjuangan dakwah di perbatasan.


