Bekasi, 9 Maret 2025 – Bulan Ramadhan menjadi momen istimewa untuk meningkatkan ilmu dan berbagi manfaat. Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir memanfaatkan kesempatan ini dengan menggelar Seminar Nasional Pelatihan Penulisan Buku bertajuk Mengenal Model Kampus Dakwah Terbaik STID Mohammad Natsir. Acara yang berlangsung di Masjid Kampus STID Mohammad Natsir (Masjid Wadhah Abdurahman Al-Bahr) ini juga diikuti secara daring melalui Zoom, memungkinkan lebih banyak peserta untuk turut serta.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber ternama yang telah banyak berkontribusi dalam dunia dakwah dan literasi Islam:
- Ustadz Dr. Imam Taufik Al Khattab, M.Pd.I – Wakil 1 Ketua STID Mohammad Natsir
- Dr. H. Adian Husaini, M.S.I – Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia & Penulis Buku Nasional
Dalam paparannya, Dr. Adian Husaini menyoroti urgensi uluwul himmah (semangat tinggi) dalam menulis, menginspirasi peserta dengan kisah para ulama terdahulu yang mampu menghasilkan ratusan jilid karya dalam hidup mereka. Beliau menegaskan bahwa menulis bukan hanya sekadar keterampilan, tetapi juga sebuah amanah dalam menyebarkan ilmu.
Di sisi lain, Ustadz Dr. Imam Taufik Al Khattab menyampaikan tausiah yang menggugah tentang keberkahan ilmu dan karya tulis. Menurutnya, menulis bukan sekadar menuangkan ide, tetapi juga sebuah amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir. Beliau menegaskan bahwa seorang da’i harus mampu menulis agar dakwahnya dapat menjangkau lebih banyak orang serta menjadi warisan ilmu yang tetap hidup di tengah umat.

Selain memperkaya wawasan peserta dalam dunia kepenulisan, seminar ini juga menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dalam model kampus dakwah STID Mohammad Natsir. Kampus ini telah menjadi wadah lahirnya banyak da’i dan penulis berpengaruh yang berkontribusi dalam mencerdaskan umat.
Dengan semangat yang menggelora, para peserta menyambut baik materi yang disampaikan. Harapan besar pun tumbuh, agar lebih banyak penulis muda Muslim yang lahir dari seminar ini, membawa cahaya ilmu dalam bentuk karya-karya berkualitas dan berbasis ilmu syar’i.
Semoga jejak yang ditorehkan dalam seminar ini menjadi langkah awal menuju kebangkitan literasi Islam yang lebih kuat dan berdaya guna bagi umat.
Oleh : HUMAS STID Mohammad Natsir

