Morowali Utara, 9 September 2025 – Cahaya dakwah kembali hadir di pedalaman Sulawesi Tengah. Da’i Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia yang juga alumni STID Mohammad Natsir, Aria Widodo, mengawali kiprah pengabdiannya di Dusun Ngoyo, Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara pada 7 September 2025.
Kedatangan da’i di tengah masyarakat pedalaman disambut hangat, terutama oleh anak-anak yang dengan penuh antusias mendekat setelah melaksanakan shalat Maghrib. Suasana malam di balik rimbunnya gunung dan pepohonan menjadi terasa terang oleh semangat mereka untuk belajar dan menimba ilmu agama.
Momen mengharukan terjadi ketika seorang anak tunawicara ikut melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an. Meski tak sepenuhnya jelas di telinga, lantunan tersebut menghadirkan pelajaran besar bagi siapa saja yang menyaksikannya: bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk mencintai Al-Qur’an dan semangat dalam belajar.
“Pedalaman sangat-sangat membutuhkan kita. Ada yang menanti di balik gunung dan pepohonan rimbun. Ilmu agama yang kita miliki tidak boleh hanya menjadi koleksi di kepala, melainkan harus hadir untuk umat yang haus bimbingan,” .
Pada pagi hari, anak-anak kembali datang dengan semangat yang sama, bahkan rela menyeberangi anak sungai di perbukitan untuk berangkat ke sekolah. Pemandangan ini menjadi saksi betapa besar tekad mereka untuk menuntut ilmu dan meraih harapan masa depan.
Melalui dakwah ini, Dewan Dakwah dan STID Mohammad Natsir berharap kehadiran para da’i dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pedalaman, serta memperkokoh iman dan ketaatan umat kepada Allah.
“Semoga kelak pedalaman ini menjadi saksi bahwa kami bersama Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia turut serta dalam penyebaran agama Allah,” .

