Sambutan Resmi Mudir LTQ LPPM STID Mohammad Natsir pada Wisuda Al-Qur’an ke-VII

Mudir Lembaga Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an (LTQ) LPPM STID Mohammad Natsir, Ustadz Eri Irawan, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan bahwa LTQ merupakan salah satu lembaga di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STID Mohammad Natsir yang berperan dalam pengembangan kemampuan membaca, menulis, dan menghafal Al-Qur’an. LTQ hadir untuk menjadi pusat pengkajian Al-Qur’an serta berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat islami.

“LTQ berkomitmen mengajak umat untuk kembali dekat dan akrab dengan Al-Qur’an, karena darinyalah lahir manusia terbaik sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ,” .

Dalam paparannya, Mudir LTQ menjelaskan bahwa LTQ dirintis pada tahun 2004 melalui kegiatan mahasiswa bertajuk Halaqah Qur’an (HAQI). Program ini kemudian berkembang menjadi lembaga tahsin dan tahfiz dengan cakupan layanan yang lebih luas, tidak hanya untuk mahasiswa tetapi juga masyarakat umum di lingkungan Pusdiklat Dewan Dakwah Tambun.

“Alhamdulillah, program LTQ telah berjalan lebih dari 20 tahun dan terus istiqamah memberikan pelayanan pendidikan Al-Qur’an bagi masyarakat,” .

Program tahsin LTQ terdiri dari empat level pembelajaran yang ditempuh dalam 18–20 kali pertemuan, termasuk UTS dan UAS.
Fokus pembelajaran tiap level sebagai berikut:

  • Level 1: Pengantar membaca Al-Qur’an menggunakan Metode Iqra.
  • Level 2: Pembelajaran dasar-dasar al-waqfu wal-ibtida’.
  • Level 3 & 4: Teori dan praktik ilmu tajwid menggunakan buku panduan karya Ustaz Dr. Ahmad Annuri, MA, serta kewajiban tilawah mandiri minimal khatam 30 juz per semester.

Selain tahsin, LTQ juga mengembangkan:

  • Program tahfiz untuk anak-anak (Tahfidz al-Qur’an lil Aulad),
  • Program tahfiz lanjutan untuk dewasa,
  • Program pembelajaran Bahasa Arab dengan empat kelas aktif,
  • Penyusunan draf program pembelajaran Al-Qur’an berbasis digital yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Ustadz Eri juga menyampaikan data perkembangan alumni LTQ dalam sembilan tahun terakhir (2017–2025). LTQ telah meluluskan 582 alumni Program Tahsin, dengan rincian:

  • 2017–2019: 179 alumni
  • 2020–2022: 222 alumni
  • 2023–2025: 181 alumni

Pada semester berjalan, LTQ mencatat 865 peserta aktif yang mengikuti program Tahsin, Tahfiz, Bahasa Arab, dan Tahfidz al-Qur’an lil Aulad.

Sebagai penutup sambutannya, Mudir LTQ LPPM STID Mohammad Natsir, Ustadz Eri Irawan, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengajar, panitia, dan mitra lembaga yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan program LTQ selama ini. Ia menegaskan bahwa pencapaian para wisudawan merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan dedikasi banyak pihak, baik pengurus, para asatidz, maupun keluarga peserta yang turut memberikan dukungan penuh.

Beliau juga menyampaikan rasa bangga kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas ketekunan mereka dalam menempuh proses pembelajaran Al-Qur’an. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan langkah awal menuju perjuangan yang lebih besar dalam menjaga, mengajarkan, dan menyebarkan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat.

Setelah itu, beliau menutup sambutannya dengan pesan penting:

“Wisuda ini bukanlah akhir, tetapi awal dari pengabdian Bapak/Ibu sekalian dalam upaya menegakkan dakwah Al-Qur’an. Semoga Allah memberkahi langkah kita semua.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *